Visi
Sebagai lembaga pendidikan islam yang mengedepankan cinta al quran dan beramal sholihah
Misi
Menyiapkan kader-kader generasi muda bangsa yang qur-ani, berakhlaqul karimah sebagai generasi yang dibanggakan ummat

Sejarah
TPQ Manbaul Qur’an berdiri pada tahun 1992 atas prakarsa seorang ulama kharismatik, KH. Abdul Hafidh Muslih. Beliau memiliki cita-cita luhur untuk mencetak generasi Qur’ani, yaitu anak-anak yang tidak hanya bisa membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, tetapi juga mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
Sejak berdiri, TPQ Manbaul Qur’an menggunakan metode Qiroati lalu berganti menjadi Yanbu’a dalam pembelajarannya. Metode ini dipilih karena menekankan pembelajaran Al-Qur’an secara tartil, dengan perhatian penuh pada makhraj, tajwid, hafalan surat-surat pendek, doa sehari-hari, hingga pelajaran akhlak.
Dalam merintis TPQ ini, KH. Abdul Hafidh Muslih tidak berjalan sendiri. Beberapa guru pertama yang ikut berjuang mengajarkan Al-Qur’an kepada santri adalah Almh. Hj. Sumarliah sebagai kepala TPQ dan Ustadzah Nurul Ma’wa, Ustadzah Lailatul Muniroh, Hj. Mahmudah, Almh. Hj. Rohmatin, H. Supar, H. Rusman Hadi, dan Ustadz Nur Ishaq sebagai tenaga pendidiknya.
Pada awal berdirinya, TPQ Manbaul Qur’an belum memiliki gedung sendiri. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan di Mushola Miftahul Khoirot, yang kini telah berkembang menjadi masjid, serta di rumah beberapa warga sekitar. Dengan semakin berkembangnya kegiatan TPQ, kemudian didirikan sebuah gedung yayasan yang sekaligus digunakan sebagai tempat kegiatan belajar mengajar. Pembangunan gedung ini didanai oleh seorang dermawan, H. Jamal, sehingga TPQ dapat berkembang pesat hingga saat ini.
Semangat perjuangan KH. Abdul Hafidh Muslih bersama para guru perintis terus diwariskan dari generasi ke generasi, menjadikan TPQ ini benar-benar sebagai “Manbaul Qur’an” – sumber mata air yang menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an


Profil Tenaga Pengajar
Berikut data profil guru ajar
Kurikulum
Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara penyampaian yang digunakan sebagai pedoman dalam proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.
Fasilitas Belajar
Sarana dan Prasarana
Fasilitas ajar adalah segala bentuk sarana dan prasarana yang digunakan untuk mendukung proses belajar mengajar agar berlangsung secara efektif, efisien, dan menyenangkan. Istilah ini sering digunakan dalam konteks pendidikan formal seperti sekolah, universitas, maupun pelatihan profesional.


Kegiatan
Kegiatan akademik adalah segala bentuk aktivitas yang berkaitan langsung dengan proses pendidikan formal, terutama dalam lingkup sekolah, perguruan tinggi, atau institusi pendidikan lainnya. Tujuan utamanya adalah untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan intelektual peserta didik sesuai dengan bidang studi yang mereka tekuni.





Prestasi
Prestasi siswa adalah hasil yang telah dicapai oleh seorang siswa dalam berbagai aspek kegiatan pendidikan, baik secara akademik maupun non-akademik. Prestasi ini mencerminkan kemampuan, usaha, dan pencapaian siswa selama mengikuti proses pembelajaran atau kegiatan sekolah lainnya.
Informasi
.
Kontak
TPQ – Manba’ul Qur-an
Jl. Bancang Gg. II No 28A Kel. Wates Kec. Magersari Kota Mojokerto
Telp.
WA.
Email.
.